Judul Artikel Kamu

Presiden Prabowo: Danantara Krusial Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional di Tengah Krisis Global

Presiden Prabowo: Danantara Krusial Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional di Tengah Krisis Global

Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyoroti peran strategis Danantara sebagai garda terdepan dalam memperkokoh benteng ketahanan ekonomi nasional. Penegasan ini disampaikan pada acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia, yang berlangsung di Wisma Danantara pada Rabu, 11 Maret 2026. Kepala Negara menekankan bahwa urgensi peran Danantara semakin mendesak mengingat situasi global yang kini diwarnai berbagai krisis multidimensional.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menggarisbawahi kompleksitas tantangan ekonomi dunia, mulai dari gejolak geopolitik, disrupsi rantai pasok global, inflasi yang tak menentu, hingga ancaman resesi di sejumlah negara maju. “Saudara-saudara, kondisi ini semakin mendesak, karena kita melihat dunia sekarang berada di tengah pusaran krisis yang dampaknya terasa hingga ke sendi-sendi ekonomi domestik kita,” ujar Presiden Prabowo, menyerukan kewaspadaan dan persiapan yang matang.

Mendesaknya Peran Danantara di Tengah Ketidakpastian Global

Krisis global, yang mencakup fluktuasi harga energi dan pangan, ketidakpastian investasi, serta perang dagang, menuntut setiap negara untuk memiliki mekanisme pertahanan ekonomi yang kuat. Presiden Prabowo memandang Danantara sebagai inisiatif strategis yang memiliki kapasitas untuk menjadi pilar utama dalam menghadapi tantangan ini. Keberadaan Danantara diharapkan mampu mengurangi ketergantungan ekonomi nasional terhadap faktor eksternal yang volatil, sekaligus mendorong kemandirian dan inovasi di sektor-sektor kunci.

“Kita tidak bisa hanya menjadi penonton atau korban dari krisis-krisis yang terjadi di luar sana. Kita harus proaktif, membangun kekuatan dari dalam, dan Danantara memiliki potensi besar untuk mewujudkan hal tersebut,” tambah Presiden, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar-pemangku kepentingan untuk mencapai visi ketahanan ekonomi.

Beberapa poin penting mengenai urgensi peran Danantara meliputi:

  • Penguatan Sektor Domestik: Mendorong produksi lokal dan diversifikasi komoditas untuk mengurangi ketergantungan impor.
  • Peningkatan Daya Saing: Mengembangkan inovasi dan teknologi yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
  • Stabilitas Keuangan: Membantu menjaga stabilitas sistem keuangan nasional dari gejolak eksternal.
  • Pemberdayaan UMKM: Mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai tulang punggung perekonomian.

Visi Presiden Prabowo untuk Ekonomi Tangguh dan Berkelanjutan

Pernyataan Presiden Prabowo ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan ekonomi Indonesia yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan. Sejak awal pemerintahannya, Presiden Prabowo secara konsisten menyuarakan pentingnya fondasi ekonomi yang kuat, tidak hanya untuk kesejahteraan rakyat, tetapi juga untuk menjaga kedaulatan bangsa di kancah global. Komitmen ini selaras dengan berbagai kebijakan pemerintah sebelumnya yang berfokus pada pembangunan infrastruktur ekonomi, peningkatan investasi domestik, serta penguatan sektor riil, seperti yang pernah diuraikan dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional. (Lihat juga: Bank Indonesia: Stabilitas dan Kebijakan Perekonomian).

Kehadiran Danantara dalam usia yang masih muda namun telah menunjukkan peran signifikan, menjadi indikator positif atas upaya kolektif bangsa dalam merespons dinamika ekonomi global. Presiden Prabowo berharap Danantara dapat terus berinovasi dan memperluas jangkauan dampaknya, sehingga mampu menjadi inspirasi bagi entitas lain untuk berkontribusi aktif dalam membangun fondasi ekonomi yang kokoh di tengah badai krisis global. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, Indonesia optimistis mampu menavigasi tantangan ekonomi global dan muncul sebagai kekuatan ekonomi yang lebih resilient.